Home

Tampilkan postingan dengan label Obat - Obatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat - Obatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2011

Ciprofloxacin 500 mg Mengobati Infeksi

Indikasi:
Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman patogen yang peka terhadap ciprofloxacin, antara lain pada :
- Saluran kemih termasuk prostatitis.
- Uretritis dan serpisitis gonore.
- Saluran cerna, termasuk demam thyfoid dan parathyfoid.
- Saluran nafas, kecuali pneumonia dan streptococus.
- Kulit dan jaringan lunak.
- Tulang dan sendi.

Kontra Indikasi:
- Penderita yang hipersensitivitas terhadap siprofloksasin dan derivat quinolone lainnya
- tidak dianjurkan pada wanita hamil atau menyusui,anak-anak pada masa pertumbuhan,karena pemberian dalam waktu yang lama dapat menghambat pertumbuhan tulang rawan.
- Hati-hati bila digunakan pada penderita usia lanjut
- Pada penderita epilepsi dan penderita yang pernah mendapat gangguan SSP hanya digunakan bila manfaatnya lebih besar dibandingkan denag risiko efek sampingnya.


Komposisi :
Ciprofloxacin 250 mg : Tiap tablet salut selaput mengandung Ciprofloxacin 250 mg
Ciprofloxacin 500 mg : Tiap tablet salut selaput mengandung ciprofloxacin 500 mg.

Farmakologi :
Ciprofloxacin (1-cyclopropyl-6-fluoro-1,4-dihydro-4-oxo-7-(-1-piperazinyl-3-quinolone carboxylic acid) merupakan salah satu obat sintetik derivat quinolone. mekanisme kerjanya adalah menghambat aktifitas DNA gyrase bakteri, bersifat bakterisida dengan spektrum luas terhadap bakteri gram positif maupun gram negatif.
ciprofloxacin diabsorbsi secara cepat dan baik melalui saluran cerna, bioavailabilitas absolut antara 69-86%, kira-kira 16-40% terikat pada protein plasma dan didistribusi ke berbagai jaringan serta cairan tubuh. metabolismenya dihati dan diekskresi terutama melalui urine.

Dosis :
1.Untuk infeksi saluran kemih :
- Ringan sampai sedang : 2 x 250 mg sehari
- Berat : 2 x 500 mg sehari
- Untuk gonore akut cukup pemberian dosis tunggal 250 mg sehari
2.Untuk infeksi saluran cerna :
- Ringan / sedang / berat : 2 x 250 mg sehari
3.Untuk infeksi saluran nafas, tulang dan sendi kulit dan jaringan lunak :
- Ringan sampai sedang : 2 x 500 mg sehari
- Berat : 2 x 750 mg sehari
- Untuk mendapatkan kadar yang adekuat pada osteomielitis maka pemberian tidak boleh kurang dari2 x 750 mg sehari
- Dosis untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal : Bila bersihan kreatinin kurang dari 20 ml/menit maka dosis normal yang dianjurkan harus diberikan sehari sekali atau dikurangi separuh bila diberikan 2 x sehari.
- Lamanya pengobatan tergantung dari beratnya penyakit.
Untuk infeksi akut selama 5-10 hari biasanya pengobatan selanjutnya paling sedikit 3 hari sesudah gejala klinik hilang.

Peringatan dan perhatian :
- Untuk menghindari terjadinya kristaluria maka tablet siprofloksasin harus ditelan dengan cairan
- Hati-hati pemberian pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal (lihat keteranga pada dosis )
- Pemakaian tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan
- Selama minum obat ini tidak dianjurkan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.

Efek samping :
Efek samping siprofloksasin biasanya ringan dan jarang timbul antara lain:
- Gangguan saluran cerna : Mual,muntah,diare dan sakit perut
- Gangguan susunan saraf pusat : Sakit kepala,pusing,gelisah,insomnia dan euforia
- Reaksi hipersensitivitas : Pruritus dan urtikaria
- Peningkatan sementara nilai enzim hati,terutama pada pasien yang pernah mengalami kerusakan hati.
- Bila terjadi efek samping konsultasi ke Dokter

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Minggu, 27 November 2011

Indomethacin, Anti Inflamasi Nonsteroid untuk Atasi Nyeri


Indomethacin merupakan obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang dan membantu meringankan gejala arthritis misalnya, osteoarthritis dan rheumatoid arthritis atau asam urat seperti peradangan, kekakuan, bengkak dan nyeri sendi.

Namun obat ini tidak menyembuhkan artritis dan hanya meringankan gejalanya saja. Indomethacin juga digunakan untuk mengobati ankylosing spondylitis, yang merupakan jenis arthritis yang mempengaruhi sendi di tulang belakang.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati nyeri bahu yang disebabkan oleh bursitis atau tendinitis. Indomethacin juga dapat digunakan untuk mengobati kondisi lain seperti yang ditentukan oleh dokter. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.

Kemasan

Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan berikut:
1. Kapsul
2. Suspensi
3. Kapsul, Extended Release

Indikasi

1. Rheumatoid arthritis sedang hingga parah
2. Ankylosing spondylitis sedang hingga parah
3. Osteoarthritis sedang hingga parah
4. Bursitis dan tendinitis akut
5. Acute gouty arthritis

Kontraindikasi

1. Pasien yang hipersensitif terhadap obat ini
2. Asma
3. Urtikaria
4. Pasien yang memiliki riwayat alergi dengan obat NSAID

Dosis

Untuk bentuk sediaan oral (kapsul dan suspensi):

1. Untuk Acute gouty arthritis
a. Dewasa: 50 mg 3 kali sehari.
b. Anak-anak diatas usia 15 tahun: dosis didasarkan pada berat badan dan harus ditentukan oleh dokter.
c. Anak-anak di bawah usia 14 tahun: dosis didasarkan pada berat badan dan harus ditentukan oleh dokter.

2. Untuk bursitis dan tendinitis akut
a. Dewasa: 75-150 mg per hari, dibagi menjadi 3 atau 4 dosis sama, selama 1-2 minggu seperti yang ditentukan oleh dokter.
b. Anak-anak diatas usia 15 tahun: dosis didasarkan pada berat badan dan harus ditentukan oleh dokter.
c. Anak-anak di bawah usia 14 tahun: dosis didasarkan pada berat badan dan harus ditentukan oleh dokter.

3. Untuk ankylosing spondylitis, osteoartritis, atau rheumatoid arthritis
a. Dewasa: 25 mg 2 atau 3 kali sehari. Dokter mungkin juga meningkatkan dosis menjadi 25 atau 50 mg per hari, sesuai kebutuhan. Namun, dosis total biasanya tidak lebih dari 200 mg per hari.
b. Anak-anak diatas usia 15 tahun: dosis didasarkan pada berat badan dan harus ditentukan oleh dokter.
c. Anak-anak di bawah usia 14 tahun: dosis didasarkan pada berat badan dan harus ditentukan oleh dokter.

Sumber: MayoClinic

Duniasoccer

VIVAnews

Okezone.com

Kompas.com